2 Daftar Informasi Penting

 Apakah anda sedang mencari informasi tentang keberadaan website?

Saran saya anda bisa mengunjungi website berikut: 


Jika anda sedang mencari informasi Tentang paspor dan pembuatannya ada bisa kunjungi website berikut: 

Mungkin anda sedang ingin berpergian menggukan travel dalam waktu dekat ini anda bisa mencari infor masi informasi tersebut pada halaman Yanga telah anda kunjungijangan sugkan untuk hubungi kami untuk informasi lebih lanjut 

Tetap jaga kesehatan patuhi protokol protokol yang berlaku. Hati hati di jalan. Pastikan baterai ponsel anda mencukup untuk mengabari keluarga dirumah.


Itulah daftar informasi penting mohon maaf apabila ada kesalahan. Salam hangat





Belum Pernah Naik Bus di Seoul, Korea Selatan, Ini Panduannya!



Bus di Seoul Korea Selatan terbagi menjadi beberapa jenis yaitu Bus Kuning, Bus Biru, Bus Hijau, Bus Merah, Bus Customized, Bus Airport, dan Bus Tengah Malam. 

Berikut metode/kode penomoran jalur untuk masing-masing bus: 
Bus Kuning: Nomor area operasi bus (garis miring / ) nomor seri (1~) 
Bus Biru: Nomor area keberangkatan / nomor area kedatangan / nomor seri (0~) 
Bus Hijau: Nomor area keberangkatan / nomor area kedatangan / nomor seri (0~) 
Bus Merah: 9 / nomor area keberangkatan / nomor seri (00~) 
Bus Customized: 8 / Nomor area keberangkatan / nomor area kedatangan / nomor seri (0~) 
Bus Larut Malam: N / Nomor area keberangkatan / nomor area kedatangan 
Bus Airport: 6(0~7) / nomor seri (00~) 

Berikut nomor area bus: 
0 area (Major Districts : Jung-gu, Jongno-gu, Yongsan-gu / Extension Line : none) 
1st area (Major Districts : Seongbuk-gu, Gangbuk-gu, Dobong-gu, Nowon-gu / Extension Line : Gyeonggi-do Yangju-si, Uijeongbu-si, Dongducheon-si, Pocheon-si) 
2nd area (Major Districts : Seongdong-gu, Gwangjin-gu, Dongdaemun-gu, Jungnang-gu / Extension Line : Gyeonggi-do Guri-si, Namyangju-si, Gapyeong-gun, Yangpyeong-gun) 
3rd area (Major Districts : Songpa-gu, Gangdong-gu / Extension Line : Gyeonggi-do Gwangju-si, Hanam-si, Icheon-si, Yeoju-si) 
4th area (Major Districts :Seocho-gu, Gangnam-gu / Extension Line : Gyeonggi-do Seongnam-si, Yongin-si, Anseong-si) 
5th area (Major Districts : Geumcheon-gu, Dongjak-gu, Gwanak-gu / Extention Line : Gyeonggi-do Anyang-si, Gunpo-si, Uiwang-si, Ansan-si, Gwacheon-si, Suwon-si, Hwaseong-si, Osan-si, Pyeongtaek-si) 
6th area (Major Districts : Yangcheon-gu, Gangseo-gu, Guro-gu, Yeongdeungpo-gu / Extension Line : Incheon Metropolitan City, Gyeonggi-do Gimpo-si, Bucheon-si, Gwangmyeong-si, Siheung-si) 
7th area (Major Districts : Eunpyeong-gu, Seodaemun-gu, Mapo-gu / Extension Line : Gyeonggi-do Goyang-si, Paju-si, Yeoncheon-gun) 

Harga tiket: 
Bus Kuning: 
Bayar dengan kartu: 1100 won (dewasa), 560 (remaja), 350 (anak-anak). 
Bayar tunai: 1200 won (dewasa), 1200 (remaja), 350 (anak-anak). 

Bus Biru/Hijau: 
Bayar dengan kartu: 1200 won (dewasa), 720 (remaja), 450 (anak-anak). 
Bayar tunai: 1300 won (dewasa), 1000 (remaja), 450 (anak-anak). 

Bus Merah: 
Bayar dengan kartu: 2300 won (dewasa), 1360 (remaja), 1200 (anak-anak). 
Bayar tunai: 2400 won (dewasa), 1200 (remaja), 1200 (anak-anak). 

Bus Larut Malam: 
Bayar dengan kartu: 2300 won (dewasa), 1360 (remaja), 1200 (anak-anak). 
Bayar tunai: 2400 won (dewasa), 1200 (remaja), 1200 (anak-anak). 

Bus Kota Shuttle: 
Bayar dengan kartu: 900 won (dewasa), 480 (remaja), 300 (anak-anak). 
Bayar tunai: 1000 won (dewasa), 1000 (remaja), 300 (anak-anak). 

Metode Pembayaran: 
- Tunai 
- Kartu Transportasi (T-Money)

Cara Mengajukan Visa Korea Selatan (Aktual, 2020)


Mau jalan-jalan ke Korea Selatan? Setelah membuat paspor, saatnya mengajukan visa. Berikut kami paparkan syarat dokumen dan cara pembuatan visa Korea Selatan 2020 untuk turis/wisatawan umum, secara detail. akurat, tajam, dan terpercaya dengan referensi situs resmi pengajuan visa Korea Selatan :) 

Dokumen Persyaratan Pengajuan Visa Korea Selatan 
Kalau dilihat dari website resmi visa Korea Selatan (www.visa.go.kr), persyaratan dokumen pembuatan visa ke Korea Selatan untuk turis umum dari Indonesia (kategori “Ordinary Tourist C-3-9”) adalah: 
- Visa Application Form (Form no. 17) atau Formulir Permohonan Visa no. 17. 
- Paspor 
- 1 foto, dengan format standar 
- Biaya 
- Dokumen yang menunjukkan kemampuan finansial/biaya hidup selama di Korea (ROK, Republic of Korea) atau dokumen untuk identifikasi. 

Dari Koreanya aslinya kelihatan simple ya? Terus siapa nih yang bikin ribe*? :p. 

Lanjut website KVAC Jakarta (tempat pengajuan visa Korea Selatan), yaitu www.visaforkorea-in, saat klik informasi tentang visa akan diarahkan ke website lain lagi yaitu overseas.mofa.go.kr (yang kalau dibuka lewat ponsel yang muncul dalam bahasa Korea, jadi meraba-raba untuk menemukan pengaturan untuk bahasa Inggris, sementara kalau buka lewat PC lagsung bahasa Indonesia, hmm).

Setelah klik ini itu, scroll agak panjang, ketemu deh. Ini dia Dokumen Persayaratan Pengajuan Visa Korea Selatan untuk turis umum (C-3-9) menurut web overseas.mofa.go.kr: 
1. Formulir Permohonan Visa (download di sini), Biaya. 
2. Pas foto 1 lembar (ukuran 3,5 cm x 4,5 cm) background putih, dan ditempel di formulir. 
3. Paspor asli dan fotocopy paspor halaman identitas 1 lembar. 
4. Surat Keterangan Kerja Asli* (jika bekerja), Surat Keterangan Pelajar Asli* (jika pelajar), Fotocopy SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) (jika wiraswasta). (yang banyak ditanyakan: untuk yang belum/tidak bekerja atau freelancer bagaimana Bapak-Ibu?) (Bagian syarat ini tidak ada di www.visa.go.kr :p). 
5. Fotocopy Kartu Keluarga (KK) Indonesia.

* Surat keterangan kerja/pelajar harus asli berkop surat dilengkapi dengan tanda tangan penanggung jawab asli, logo dan stempel sekolah/perusahaan, serta tertulis tanggal masuk sekolah, masa bekerja, jabatan, dan nomor tim HRD yang bisa dihubungi. Ditulis dalam bahasa Inggris

Untuk wisatawan umum yang bukan tanggung jawab agen tour grup visa (yaitu jika Anda mengajukan visa sendiri), ada dokumen persyaratan tambahan selain 5 nomor di atas, yaitu: 

Dokumen Keuangan sebagai berikut (pilih 2, tidak perlu semua): 
- Rekening koran 3 bulan terakhir asli. 
- Slip gaji 3 bulan terakhir. 
- Pajak tahunan terakhir. 
- Bukti Kepemilikan Kendaraan (STNK) kendaraan roda empat/mobil**. 
- Daftar transaksi penggunaan kartu kredit 3 bulan terakhir, asli. 
- Dokumen bukti pembayaran pajak terbaru selama 1 tahun. 

** Dokumen kepemilikan kendaraan roda dua, kepemilikan tanah dan bangunan tidak diakui. 

Untuk mempermudah dan mempercepat pengecekan saat penerimaan dokumen, pemohon DIWAJIBKAN menyusun dokumen persyaratan dengan URUTAN berikut, dan disteples dengan rapi: 

1. Formulir aplikasi visa (sudah diisi lengkap dan sudah ditempel foto). 
2. Paspor asli dan fotokopi halaman dientitas paspor (kalau sudah pernah mengunjungi negara Amerika atau OECD, lampirkan fotokopi visa negara tsb, selain negara itu tidak perlu dilampirkan. 
3. Surat Keterangan Kerja/Pelajar (asli, dalam bahasa Inggris) atau Fotocopy SIUP (Wiraswasta). 
4. Dokumen keuangan. 
5. Fotokopi Kartu Keluarga. 

NOTE: tiket pesawat dan reservasi hotel/penginapan bukan persyaratan, dan tidak perlu dilampirkan. 

Jadi begitu Explorer, persyaratan pengajuan visa Korea Selatan dari website resminya. Untuk dokumen keuangannya, bisa pilih salah 2 ya, tidak perlu semua. 

Nah setelah dokumen persyaratannya kamu penuhi semua (jangan lupa isi dulu formulir pengajuan visa-nya), saatnya membawa semua dokumen persyaratan tersebut ke KVAC (Korean Visa Application Center) yang ada di Jakarta (detailnya ada di bawah) kemudian menunggu hasilnya setelah 6 hari kerja. 


Alamat KVAC Jakarta: Lotte Shopping Avenue, Lantai 5, Jl. Prof. DR. Satrio No.1, Kuningan, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jakarta 12940 
Telp. 021-3950-4000 
Jam operasional: Pkl 09.00-17.00 (Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional tutup).
- Pengajuan visa: Pkl 09.00-15.00.
- Pengambilan visa/pengembalian paspor: Pkl 13.00-17.00.
Biaya visa (single visa < 90 hari): Rp 568.000.
Biaya aplikasi visa oleh KVAC: Rp 196.000.
Total biaya: Rp764.000.
Lama proses visa dari pengajuan hingga penerbitan: 6 hari kerja (tidak termasuk hari pengajuan). 

Note: 
- Sejak 2 Mei 2019, pengajuan visa Korea Selatan tidak lagi dilakukan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia, melainkan di KVAC. Kedutaan Besar Korea hanya memproses visa diplomatik (A-1), Visa Pejabat Pemerintah (A-2), dan grup visa darurat. 
- KVAC Jakarta memiliki 12 loket penerimaan. 
- KVAC akan memberikan layanan SMS sebanyak 3 kali kepada pemohon visa (mulai dari penerimaan dokumen di KVAC, pemeriksaan dokumen oleh kedubes, dan persiapan pengambilan visa) sehingga pemohon bisa mengetahui status permohonan visanya. 
- Biaya visa dan aplikasi visa diayarkan saat pengajuan visa.
- Lama tinggal untuk visa turis umum adalah 90 hari. 
- Di KVAC tersedia juga layanan photo booth, photocopy, dsb.

SM Town Coexartium Seoul: Tempat Wisata Wajib Untuk K-Popers


Kalau kamu seorang Kpopers atau penggemar grup dan lagu-lagu K-Pop, ada tempat wisata di Seoul, Korea Selatan yang wajib kamu kunjungi, yaitu SMTOWN di Coex Artium.

SMTown adalah gedung kompleks hiburan dan budaya yang didirikan oleh SM Entertainment (salah satu 3 agensi artis terbesar di Korea Selatan, selain YG dan JYP Entertainment). SM Town menempati gedung Coex Artium berlantai 6 yang berdampingan dengan Coex Mall, dan terletak di distrik Gangnam, salah satu area paling trendy dan elit di Seoul, Korea Selatan, yang juga terkenal dengan operasi plastiknya.

Di SMTown Coex Atrium Seoul kamu bisa melihat segala hal yang berbau K-Pop, khususnya artis-artis dari SM Entertainment seperti TVXQ, Super Junior, Girl's Generation, EXO, NCT (NCT Dream dll), Red Velvet, SHINee, dll, mulai dari foto-foto mereka, berbagai macam display, kostum, album, hingga merchandise aneka rupa. 

Bahkan kalaupun kamu bukan seorang K-Popers, tempat ini sangat worth to visit, karena banyak banget yang bisa kamu lihat (dan beli), seru, bahkan bisa jadi kamu akan tertarik dengan dunia per-K-Pop-an setelah mengunjungi tempat ini, atau bahkan kamu berubah menjadi K-popers sejati setelahnya :p. Be aware! Kpop is addictive dan mudah menular dan menjangkiti siapa pun :D 

Highlights:
Lantai 1: Welcome Zone
Di lantai 1 kamu akan disambut dengan banyak pajangan foto-foto bintang-bintang SM Entertainment yang bertebaran di dinding, layar, hingga eskalator. Harus siap-siap menahan diri ya kalau foto-foto idola kamu banyak bergelantungan di dinding dengan ukuran besar dan HD, hihi.

Lantai 2: SM Town & Store
Untuk mulai menjelajah SM Town, kamu bisa langsung naik eskalator ke lantai 2. Di lantai 2 kamu akan menemukan SM Town&Store yang menjual berbagai macam merchandise offcial dari SM Entertainment degan tema artis-artis mereka, mulai dari barang koleksi limited edition, barang yang dipilih secara pribadi oleh sang artis, barang yang pernah dipakai oleh sang artis, hingga barang khusus yang didesain oleh sang artis sendiri kolaborasi dengan desainer.

Di sini kamu juga bisa membeli aneka barang dan merchandise bertema K-Pop/artis SM Entertainment, seperti album, dvd, lightstick, gantungan kunci, stiker, hingga wearable item seperti tote bag, topi  hingga pakaian. Duh, yakin nih nggak mau pakai barang sang samaan kayak idola kamu? *kompor* :D. Siapin budget lebih ya, buat belanja :D. Hati2 jangan sampai semua diborong :p

Lantai 3: SMTOWN Museum
SM Town museum terletak di lantai 3. Di SM Town Museum, kamu bisa melihat display-display yang menggambarkan cerita, sejarah, dan perkembangan artis-artis yang berada di bawah naungan agensi SM Entertainment. Ini meliputi foto-foto, mulai dari mereka kecil atau bergabung dengan agensi, saat debut, hingga kini, dan juga koleksi album, foto-foto panggung, berbagai kostum dan aksesoris masing-masing personel/artis, hingga cerita di balik layar. 


Di SM Town kamu juga bisa merasakan pengalaman unik dan seru seperti SM content-creating tour di mana kamu bisa seperti bertemu dengan idola kamu secara virtual atau hologram dengan teknologi augmented reality atau virtual reality. Asyik nggak tuh, kapan lagi bisa bertemu sedekat dan sepersonal itu dengan idola kamu, hihi. 

Highlight SM Town Museum:
- SM Archive: yaitu ruangan arsip yang berisi pajangan berbagai macam album, foto, dan musik, dan juga proses bagaimana album dibuat oleh artis SM.
- Artist Gallery: berisi pajangan koleksi kostum, aksesoris, dan juga aktivitas para artis SM entertainment.
- Special Exhibition: memamerkan foto-foto artis SM Entertainment yang belum pernah dipublish  di manapun sebelumnya.
- SMTOWN LIVE Beyond Story: ruangan di mana kita bisa melihat tayangan konser, artis di belakang panggung, dan juga informasi dari konser-konser yang sudah terlaksana.
- DREAMS Come True with NCT: Para NCTzen (penggemar NCT), kalian akan suka dengan ruangan ini, karena kalian bisa melihat berbagai display dari member-member NCT :)
- Museum Shop: yaitu toko suvenir untuk mencetak foto dan membeli item khusus yang hanya tersedia di SMTown Museum.

Lantai 4: SMTown Cafe & SMTown Store
Di lantai 4 kamu bisa menemukan SMTown Cafe yang menjual berbagai macam minuman dan aneka dessert yang lucu-lucu dan bertemakan bintang kpop. Di lantai ini juga ada toko lagi kalau kamu belum puas belanja di lantai 2 :)

- Lantai 5 dan 6: SMTown Theater
Salah satu fitur dari SMTown Theater adalah theater hologram, yang merupakan terbesar di Korea. Theater hologram ini lebih banyak menayangkan video konser arti-artis SM Entertainment dan juga aneka program/show. Terkadang pengunjung juga bisa menyaksikan konser-konser yang belum dirilis dalam bentuk DVD. Kamu bisa cek terlebih dahulu jadwal apa yang akan tayang di Theater SM Town di sini.

Selain itu tersedia juga Fun Item seperti patung 3D artis yang bisa kamu beli, photo box dengan foto artis yang bisa kamu pilih, dan juga mesin pembaca garis tangan dengan menempatkan tangan kamu di salah satu cetakan cap tangan para artis SM.

SMTOWN External Media
SMTown External Media adalah layar display luar ruangan terbesar di Korea, dengan luas mencapai 4 kali ukuran lapangan basket. Oleh karena itu, tempat ini juga disebut sebagai Times Square-nya Korea Selatan. Di tempat display ini ditayangkan video-video musik K-Pop, dan juga siaran multi-live dan real time dari channel "ItLive".


Alamat SM Town: 513, Yeongdong-daero, Gangnam-gu, Seoul, Korea Selatan
Jam Buka: Setiap hari Pkl 11.00-21.00
Transportasi ke SM Town:
- Subway: Naik jalur/line 2, turun di Samsung Station Exit 5 dan 6.
- Bus: Naik bus jalur 143, 2413, 4419, 9407, 9414, 9507, 9607, atau Gangnam 08, turun di halte Trade Center depan SMTOWN Coexartium.
- Naik Seoul City Tour Bus. Baca selengkapnya di sini.


Text ©copyright Explorer Guidebook. All rights reserved.

Mudahnya Keliling Seoul Korea Selatan dengan Seoul City Tour Bus


Hampir setiap kota besar yang menjadi tujuan wisata dunia pasti memiliki bus tur keliling kota yang memudahkan wisatawan untuk keliling kota dan melihat banyak tempat wisata sekaligus hanya dengan sekali jalan atau 1 alur perjalanan. Nak tak terkecuai dengan Korea Selatan, khususnya kota Seoul. Seoul juga memiliki bus tur wisata yang diberi nama Seoul City Tour Bus.

Seoul City Tour Bus adalah moda transportasi bus yang disediakan untuk melayani wisatawan. Bus-bus ini memiliki beberapa jalur yang didesain sesuai tema-tema tertentu dan meliputi tempat-tempat wisata  dengan tema-tema tersebut. 

Sistemnya sama dengan Bus Hop-on Hop Off, di mana Anda membayar sekali dan Anda bebas naik dan turun di tiap pemberhentian, setelah puas mengunjungi tempat wisata tinggal naik bus yang datang selanjutnya yang akan membawa Anda ke tempat wisata berikutnya (kecuali Night Course yang hanya ada 1 bus per hari). Bus ini juga dilengkapi dengan panduan audio yang tersedia dalam 12 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia dan Inggris. Panduan audio ini tersedia dalam bentuk headphone sekali pakai, dan akan diberikan kepada setiap penumpang saat naik bus ini. Di atas bus juga tersedia wifi gratis.


Tak hanya itu, Seoul City Tour Bus juga ada yang tersedia dalam bus 2 tingkat tanpa jendela/atap, sehingga penumpang di tingkat 2 bisa dengan leluasa dan tanpa halangan menikmati pemandangan selama perjalanan.

Dengan segala kemudahannya, Seoul City Tour Bus adalah salah satu cara untuk keliling kota Seoul dengan mudah, praktis, serta hemat waktu dan tenaga untuk wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi kota Seoul.

Berikut jalur Seoul City Tour Bus yang bisa Anda pilih sesuai tema tempat wisata yang ingin Anda kunjungi:

A. Downtown-Palace-Namsan Course
Ada 22 pemberhentian. Interval bus 30 menit sekali.

Jalur: Gwanghwamun - Deoksugung - Namdaemun Market - Seoul Station - The War Memorial of Korea (U.S.O) - Yongsan Station - National Museum of Korea - Itaewon - Myeongdong - Namsangol Hanok Village - Softel Ambassador Hotel -Shilla Hotel - Namsan Seoul Tower - Hyatt Hotel - Dongdaemun Market - Daehakro - Changgyeongung Palace - Changdeokgung Palace - Insadong - Cheongwadae (Blue House/Istana Negara) - The National Folk Museum of Korea - Sejong Center for the Performing Arts - Gwanghwamun.

Harga tiket: dewasa 18.000 won, pelajar/anak-anak 12.000 won.

B. Panorama Course
Ada 16 pemberhentian. Interval bus 60 menit sekali.

Jalur: Gwanghwamun - Myeongdong - Seoul Animation enter - Namsan Cable Car - Millenium Seoul Hilton Hotel - Namsan Public Library - Grand Hyatt Hotel - Gangnam Station - Sebisteom (Sebit Island ) - 63 City Hangang Cruise - Yeouinaru Station - Hongik University - Airport Railroad Hongik Univ. Station - Sinchon Station Ewha Women Univ. - Museum of Agriculture - Seoul Museum of Histrory - Gwanghwamun.

Harga tiket: dewasa 18.000 won, pelajar/anak-anak 12.000 won.

Note:
- Untuk jalur ini, Anda bisa menggunakan Heidecker Open Top Bus dan juga American Trolley Bus sekaligus.
- Untuk akhir pekan dan hari libur, Sebit Isand tidak termasuk.

C. Around Gangnam Course
Ada 21 pemberhentian. Interval bus 60 menit sekali. For K-popers, you will like this! ;)

Jalur: Gangnam Station - Le Meridien Seoul, Novotel Hotel - Samjung Hotel - Seolleung and Jeongneung Yoyal Tomb, Ramada Seoul Hotel - Bongeunsa Temple, Casino, Lotte Duty Free - COEX, SM TOWN - Lotte World - Lotte World Tower - Jamsil Sports Complex - Samseong (Samsung) Station - KPOP Entertainment Company - Korean Wave Star Street - Apgujeong Rodeo Street - Gangnam Tourist Information Center, Hyundai Dept. Store - Garosu-gil Road - Some Sevit - Express Bus Terminal, Shinsegae Dept. Store - Seorae Village - Seoul National University of Education - Samsung D'light - Gangnam Station.

Harga tiket: dewasa 15.000 won, pelajar/anak-anak 12.000 won.

D. Night Course
Bagi Anda yang ingin melihat indah dan romantisnya Seoul di malam hari, Anda bisa memilih Night Course dengan jalur yang melewati tempat-tempat di Seoul yang paling indah di malam hari.

Ada 12 spot yang dilewati. Hanya ada 1 trip per hari, yaitu pkl 19.30 (Pkl 20.00, khusus Juli dan Agustus). Minimal berangkat 10 orang atau lebih.

Jalur: Gwanghwamun - Mapo Bridge - Seogang Bridge - Ganbyeon Expressway - Banpo Bridge - Somesevit (30 menit sesi foto saat weekday) - Dongjak Bridge - Seoungsu Bridge - Hannam Bridge - N seoul Tower (30 menit sesi foto saat weekend) - Namdaemun Market - Cheonggye Plaza.

Harga tiket: dewasa 15.000 won, pelajar/anak-anak 9.000 won.

EPaket Kombinasi B + C (1 hari, 2 jalur): Dewasa 24.000 won, anak-anak 18.000 won.
F. Paket Kombinasi A + B (2 hari, 2 jalur): Dewasa 28.000 won, anak-anak 20.000 won.
G. Paket Kombinasi A + B +C (2 hari, 3 jalur): Dewasa 35.000 won, anak-anak 22.000 won.

Demikian jalur-jalur bus wisata Seoul City Tour Bus di Seoul, Korea Selatan. Mana yang cocok dengan itinerary Anda? :)


Text ©copyright Explorer Guidebook. All rights reserved.
Klook.com

4 Transportasi dari Bandara Incheon ke Pusat Kota Seoul, Korea Selatan


Setiap orang yang mengunjungi ibukota Korea Selatan, yaitu Seoul, dari luar negeri sudah pasti sebagian besar melewati bandara, salah satunya adalah bandara Incheon International Airport yang terletak sejauh 48-49 km barat kota Seoul. Nah untuk menuju ke Seoul dari bandara Incheon, moda transportasi apa yang bisa Anda gunakan? 

Berikut kami sajikan berbagai pilihan airport transfer atau transportasi dari Bandara Incheon ke Seoul, Korea Selatan.

1. Airport Railroad Express (AREX) 
AREX adalah sarana transportasi paling cepat yang menghubungkan Bandara Incheon dan Stasiun Seoul dengan jarak tempuh sejauh 63 km. AREX menyediakan 2 jenis kereta dengan jalur Bandara Incheon - Seoul Station, yaitu Express Train dan All-Stop Train. 

- Express Train. Express Train adalah kereta premium yang berjalan non stop (tanpa berhenti) dari bandara Incheon langsung ke Stasiun Seoul, dengan lama tempuh sekitar 43 menit (dari Terminal 1) atau 51 menit (dari Terminal 2. Harga tiketnya 9000 won (~Rp 109.000) untuk dewasa dan 7000 won (~Rp. 85.000) untuk anak-anak. 

Bagian dalam kereta Express Train
\
Jika Anda naik bersama grup (minimal 3 orang) atau memiliki tiket dari maskapai Jeju Air, Korean Air, Asiana Airlines, T’Way Air, Eastar Jet, atau Jin Air, Anda juga bisa mendapatkan harga diskon yaittu 8000 won per tiket.

Tiket bisa dibeli langsung di Information Center Bandara Incheon Terminal 1 dan AREX Center di Terminal 2, dan juga lewat tiket mesin otomatis di Terminal 1 dan 2 Bandara Incheon.

Selain tersedia tempat duduk untuk setiap penumpang, Express Train juga memiliki kelebihan layanan seperti bisa menggunakan Wi-fi, electric cart (Terminal 1), Customer Lounge (Terminal 1), dan shuttle bus dari hotel partner secara gratis. Express Train berangkat dari Bandara Incheon antara pukul 05.15-22.48. Interval antar keberangkatan 30-50 menit. Detail lain dan jadwal keberangkatan kereta AREX Express Train bisa dilihat di sini.

- All-Stop Train. All-stop Train adalah kereta komuter yang akan berhenti di 14 stasiun sepanjang perjalanan dari bandara Incheon ke Stasiun Seoul. Kereta ini memiliki 6 gerbong, dengan kecepatan 110 km/jam, dan kapasitas 918 penumpang (630 berdiri). All-Stop Train terhubung dengan jalur Metro Seoul, membantu Anda traveling menuju Bandara Incheon, Seoul, dan area sekitarnya, dan memudahkan transfer ke berbagai tempat tujuan. All-Stop Train memakan waktu tempuh selama 59 menit (dari Terminal 1) atau 66 menit (dari Terminal 2). 

Bagian dalam kereta All-stop Train

Harga tiketnya 4150 won (dari Terminal 1) dan 4750 won (dari Terminal 2). Interval antar kereta 10 menit.

Ada beberapa jenis tiket yang bisa digunakan untuk All-stop Train yaitu Single Journey Card, Commutation Ticket, dan Transportation Card (prepaid/post paid). Kartu-kartu ini bisa dibeli/dicharge di Ticket Vending Machine atau di Transportation Center di lantai B1F Terminal 1  dan 2 Bandara Incheon. Transportation Card (T-money card) juga bisa dibeli Convenient Store di dalam Bandara Incheon. Sementara MPASS (Kartu Turis Eksklusif) bisa dibeli di KTO Tourist Information Center dekat gate 5 dan 10 lantai 1F Bandara Incheon.

NOTE: Khusus untuk pembelian single journey card (single use) Express Train dan All-stop Train, Anda juga akan dikenakan biaya tambahan 500 won sebagai deposit/jaminan, yang akan dikembalikan jika Anda mengembalikan kartu tersebut melalui Mesin  Refund Deposit (Deposit Refund Device) yang tersedia di stasiun tujuan. Kartu ticket Anda akan masuk ke mesin (tidak akan dikembalikan lagi ke Anda, dan akan direcycle untuk digunakan lagi oleh penumpang lain) dan sebagai gantinya Anda akan mendapatkan kembalian koin 500 won.



2. Bus 
Moda transportasi lain yang juga nyaman digunakan untuk menuju Seoul dari bandara Incheon adalah Bus. Lama tempuh sekitar 70 menit (tergantung rute), dengan biaya 9000-15000 won (Rp 108.000-180.000, lebih murah jika pakai kartu transportasi). Tiket bisa dibeli di loket tiket yang terletak di dekat pintu Exit 4 dan 9 di Arrival Hall lantai 1 (indoor), atau dekat pintu Exit 4, 6, 7, 8, 11, 13, dan 9C (outdoor). Namun jika Anda mendarat di terminal 2, loket tiket bisa ditemukan di 2nd Transportation Center di lantai B1 (Basement 1). 

Rata-rata bus tersedia pukul 04.30-23.20, dengan interval antar keberangkatan 20-40 menit (tergantung jalur/rute). Bus ini memiliki beberapa jalur dengan rute/tujuan berbeda, dan juga dioperasikan oleh perusahaan yang berbeda-beda. Untuk detail jalur, rute, harga tiket, dan jadwal keberangkatan, bisa dicek di sini

3. Taksi 
Naik taksi dari bandara Incheon ke Seoul adalah pilihan transportasi yang paling mahal namun bisa mengantarkan Anda langsung ke tujuan. Lama tempuh menggunakan taksi dari bandara Incheon ke Seoul sekitar 60 menit (tergantung lalu lintas dan lokasi tujuan), dengan biaya kurang lebih 44000 won (Rp 530.000, tergantung jarak tujuan).

Taksi di bandara Incheon tersedia dalam beberapa jenis yaitu taksi reguler, deluxe, jumbo Jika Anda menghendaki taksi dengan supir yang bisa bicara dalam bahasa Inggris, Jepang, atau Cina, Anda bisa memilih taksi internasional. Biaya taksi internasional berkisar antara 65.000-90.000 won (taksi reguler), dan 95.000-130.000 won (taksi deluxe dan jumbo).

Untuk mendapatkan taksi, Anda bisa menuju ke pangkalan taksi tepat di luar Arrivals Hall (1F) terminal 1 dan 2. Untuk taksi internasional ada di Arrivals Hall (1F) Terminal  Desk 23 antara Gate 4 dan 5, dan Gate 2 Terminal 2. Taksi tersedia 24 jam non stop setiap hari. Namun jika Anda naik larut malam/dini hari jam 00.00-04.00, kemungkinan ada tambahan biaya sekitar 20% khusus untuk taksi reguler. 

4. Airport Shuttle/Rental Mobil
Jika Anda lelah dengan transportasi umum, atau Anda datang bersama grup atau keluarga Airport Shuttle/Rental Mobil bisa menjadi moda transportasi yang paling nyaman dan mudah karena Anda bisa biropaspor online sebelumnya. Ada banyak agen dan situs perjalanan yang menyediakan layanan Airport Shuttle/rental mobil dari bandara Incheon ke Seoul. Anda bisa pilih yang sesuai keinginan dan budget Anda. 

Nah itu dia berbagai moda transportasi dari bandara Incheon ke pusat kota Seoul, Korea Selatan. Mana yang jadi preferensi Anda? Jangan lupa sharing jika Anda rasa informasi di atas bermanfaat. Sharing is caring :) Happy traveling!


Text ©copyright Explorer Guidebook. All rights reserved.

Cara dan Biaya Membuat Paspor Online 2020


Paspor merupakan salah satu dokumen yang wajib dibawa dan juga syarat untuk traveling atau bepergian ke luar negeri. Jika Anda belum punya paspor, atau paspor Anda keburu expired sebelum diperpanjang, ini saatnya Anda membuat paspor agar nanti saat waktunya traveling tiba, Anda sudah siap dengan paspor di tangan, tinggal mengurus syarat yang lain seperti visa, jika diperlukan. 

Nah di zaman yang sudah serba digital dan lebih canggih ini, membuat paspor juga bisa dilakukan secara online. Meskipun tidak sepenuhnya online, tetapi membuat paspor secara online (sebagian) ini setidaknya lebih menghemat waktu Anda dibanding membuat paspor secara full manual, karena Anda sudah bisa mendapatkan nomor antrian dan juga jadwal pengambilan foto dan data biometrik, sehingga langsung bisa diproses begitu pertama kali datang ke kantor imigrasi. Berbeda dengan yang full manual, yang mungkin Anda harus melakukan pengambilan data di hari berikutnya jika kuota harian sudah penuh saat Anda datang ke kantor imigrasi. 

Nah setelah tahu kelebihan membuat paspor secara online, sekarang saatnya melihat langkah demi langkah untuk membuat paspor secara online. Simak langkah-langkahnya berikut ini:

1. Siapkan dokumen yang diperlukan. 
Adapun dokumen yang diperlukan untuk membuat paspor bagi WNI adalah: 

- KTP asli dan foto copynya. 
- Kartu Keluarga (KK) asli dan foto copynya. 
- Akte kelahiran dan foto copynya. 
- Paspor lama bagi yang ingin perpanjang. 

2. Download aplikasi ‘Layanan Paspor Online’ di Play Store (Android). 

3. Daftar dan isi data di aplikasi 
Setelah aplikasi ‘Layanan Paspor Online’ selesai di download, buka aplikasi. Lalu klik ‘Daftar Sekarang’ jika Anda belum punya akun, lalu isi data-data yang diminta, dan klik ‘Daftar’. 

4. Pilih jadwal pembuatan paspor. 
Setelah akun Anda dibuat, Anda bisa langsung menakses halaman akun dan langsung mendaftar antrian pembuatan paspor dengan mengklik menu ‘Antrian Paspor’, lalu memilih kantor imigrasi terdekat serta jadwal kedatangan untuk pengambilan foto dan data biometrik. Setelah lokasi dan waktu kedatangan selesai dipilih, Anda akan mendapat QR Code beserta detail jadwal pembuatan paspor. QR Code ini nantinya harus Anda tunjukkan ke petugas di Kantor Imigrasi saat Anda datang. 

5. Datang ke kantor Imigrasi. 
Setelah Anda memilih jadwal, datanglah ke kantor imigrasi yang Anda pilih sesuai jadwal. Jangan lupa membawa semua persyaratan dokumen yang diperlukan sesuai yang tertera di poin #1. Saat tiba di kantor imigrasi, langsung tunjukkan kepada petugas QR Code yang sudah Anda dapat sebelumnya dari aplikasi untuk mencetak nomor antrian. 

6. Pengambilan foto, data biometrik, dan wawancara. 
Setelah mendapatkan nomor antrian, tunggu nomor antrian Anda dipanggil untuk masuk ke ruang pengambilan foto, pengambilan sidik jari, pemeriksaan berkas, dan juga waawancara. 

7. Lakukan Pembayaran.
Setelah proses pengambilan data diri selesai, Anda akan mendapat kode pembayaran untuk melakukan pembayaran biaya pembuatan paspor sebesar Rp 355.000. Setelah melakukan pembayaran sesuai instruksi, simpan bukti pembayaran tersebut. 

8. Ambil paspor yang sudah jadi. 
Anda tinggal menunggu kurang lebih 3-4 hari untuk mengambil paspor Anda yang sudah jadi. Setelah ada pemberitahuan jadwal pengambilan, datanglah ke kantor imigrasi sesuai jadwal. 

Dan yeay, akhirnya paspor Anda sudah di tangan. Siap untuk melanglang buana? :D 

Demikian cara dan biaya membuat paspor secara online. Mudah kan? Don’t forget to share this information. Saharing is caring :). Sampai jumpa di postingan berikutnya!

4 Bandara Terbesar dan Paling Terkenal di Korea Selatan

Bandara Incheon Seoul Korea Selatan

Halo Explorer, penasaran dan ingin tahu apa saja bandara terbesar dan paling populer di Korea Selatan? Yuk, berikut ulasannya.

1. Incheon International Airport (ICN)
Incheon International Airport atau Bandara Internasional Incheon adalah bandara terbesar di Korea, sekaligus salah satu bandara terbesar dan paling sibuk di dunia. Incheon International Airport mulai beroperasi sejak tahun 2001, menggantikan Gimpo International Airport sebagai bandara utama yang melayani penerbangan internasional di area kapital kota Seoul, Korea Selatan. 

Bandara Incheon terletak di barat pusat kota Incheon (48 km barat kota Seoul), dan berdiri di lahan buatan yang terletak di antara pulau Yeongjong dan Yongyu. Kedua pulau ini sebelumnya dipisahkan oleh laut dangkal, yang kemudian direklamasi untuk proyek konstruksi bandara Incheon. Kedua pulau tersebut dan area reklamasi ini termasuk ke area Jung-gu, salah satu distrik di Incheon, Korea Selatan.

Sejak tahun 2005, Bandara Incheon telah dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia oleh Airports Council International selama 11 tahun berturut-turut. Bandara ini juga dinobatkan sebagai bandara paling bersih sekaligus bandara transit internasional terbaik di dunia oleh Skytrax.

Sebagai salah satu bandara terbesar dan terbaik di dunia, Bandara Incheon tidak hanya memiliki desain dan aristektur yang modern dan mengagumkan, tetapi juga memiliki fasilitas yang tak kalah mengesankan seperti lapangan golf, tempat ice skating, kasino, video game center, taman indoor, ruang tidur privat, dan juga museum kebudayaan Korea.

Tak hanya itu, pusat perbelanjaan bebas pajak di Bandara Incheon juga dinobatkan sebagai yang terbaik oleh Business Traveller selama tiga tahun berturut-turut di tahun 2013. Bandara Incheon juga termasuk salah satu bandara tercepat di dunia untuk proses imigrasi, dengan rata-rata waktu pada proses keberangkatan dan kedatangan memakan waktu 19 dan 12 menit.

Bandara Incheon memiliki 2 Terminal, yaitu Terminal 1 dan Terminal 2, dan sebuah Concourse, dengan jumlah total gate sebanyak 111 gate.

2. Gimpo International Airport (GMP)
Gimpo International Airport atau Bandara Internasional Gimpo adalah bandara terbesar ketiga di Korea Selatan. Bandara sekunder ini lebih banyak melayani penerbangan domestik dan juga penerbangan transit ke kota-kota besar di Asia timur seperti Tokyo, Osaka, Beijing, Shanghai, dan Taipei, setelah peran utamanya sebagai bandara utama Korea Selatan digantikan oleh Bandara Internasional Incheon pada tahun 2001. Pada tahun 2015, Bandara Gimpo menjadi bandara terbesar ketiga dari segi jumlah penumpang, dengan Bandara Internasional Jeju berada di posisi kedua.

Bandara Internasional Gimpo terletak di ujung barat kota Seoul (15 km barat pusat kota Seoul), tepatnya di selatan sungai Han di barat kota Seoul, Korea Selatan. Bandara ini pertama kali dibangun pada tahun 1935–1942 sebagai base militer, yang kemudian di desain ulang pada tahun 1958 sebagai Bandara Gimpo yang sekarang. Bandara ini termasuk bandara yang bersejarah karena menjadi saksi masa pendudukan Jepang dan juga Perang Korea.

Dari Bandara Gimpo, kalian bisa menuju ke bandara Incheon dengan naik Incheon International Airport Expressway.

3. Jeju International Airport (CJU)
Jeju International Airport atau Bandara Internasional Jeju adalah bandara terbesar kedua di Korea Selatan. Bandara ini dibuka pada tahun 1968 dan terletak di kota Jeju, Pulau Jeju Korea Selatan.

Bandara Internasional Jeju sebagian besar melayani penerbangan domestik dan juga penerbangan internasional ke Cina, Hong Kong, Taiwan, Thailand, dan Malaysia. Karena jumlah penumpangnya yang semakin membludak dan kapasitas bandara yang terbatas, dikabarkan akan dibangun bandara kedua di Jeju, tepatnya di Seogwipo (kota terbesar kedua di Pulau Jeju).

4. Gimhae International Airport (PUS) 
Gimhae International Airport atau Bandara Internasional Gimhae terletak di tepi barat kota Busan (kota terbesar kedua di Korea Selatan), dekat dengan kota bersejarah Gimhae. Bandara yang dibuka pada tahun 1976 ini melayani penerbangan militer dan juga komersial. Saat ini, Bandara Gimhae sedang dalam perencanaan tahap ekspansi untuk meningkatkan kapasitasnya, yang direncanakan akan dimulai tahun 2021 dan selesai pada tahun 2026 mendatang.

Nah itu dia 3 bandara terbesar dan paling terkenal di Korea Selatan. Mana nih yang jadi tujuan kamu saat traveling ke Korea?


Terkait:
Daftar Hotel Murah 100ribuan di Korea


Text ©copyright Explorer Guidebook. All rights reserved.

Ini Dia 6 Festival Paling Terkenal di Zermatt, Swiss

festival wisata terkenal di zermatt swiss

Explorer Guidebook - Zermatt adalah salah satu desa paling indah di Swiss dan Eropa yang terkenal dengan pemandangan pegunungannya yang indah serta arena skinya yang bisa dinikmati sepanjang tahun. Selain itu, ada banyak atraksi wisata yang bisa dinikmati pengunjung di Zermatt, salah satunya adalah festival. Di Zermatt ada cukup banyak festival dan event musiman yang diadakan setiap tahun oleh kantor wisata Zermatt. Berikut 6 festival dan event yang diadakan di Zermatt tahun 2018: 


1. Arak-arakan Kambing Gunung (Goats’ Tour). 
Selama 7 minggu pada musim panas (akhir Juni-Pertengahan Agustus) akan diadakan prosesi parade sekitar 45 kambing gunung khas Zermatt (warna hitam-putih). Arak-arakan ini dipimpin oleh 3 ‘penggembala’, yaitu anak-anak berusia sekitar 12 tahun yang mengenakan seragam khusus. Arak-arakan akan berlangsung mulai jam 9 pagi di sepanjang jalan utama kota Zermat (Bahnhoffstrasse*) hingga naik ke padang rumput di atas gunung, di atas distrik Spiss tidak jauh dari landasan helikopter. Pada sore harinya pukul 5, kambing-kambing ini akan diarak kembali melewati Bahnhoffstrasse menuju kandangnya (orang Zermatt menyebutnya ‘Gadi’) di Zen Stecken. 

*Jika ada kegiatan/acara lebih penting yang berlangsung di jalan Bahnhoffstrasse, maka Goat Tour akan diadakan di sepanjang jalan sungai Vispa (Bachstrasse).

2. Folklore Music Festival (Festival Musik Rakyat) 
Selama musim panas (6 Juli - 8 September), setiap harinya akan diadakan sejumlah pertunjukan musik rakyat/tradisional yang ditampilkan oleh sejumlah grup setiap pukul 16.00-16.30, bertempat di Bahnhofplatz (dekat stasiun kereta). Di festival ini Anda bisa mengetahui dan menyaksikan langsung jenis musik dan alat-alat musik tradisional khas Swiss seperti alphorn (alpine horn: terompet super panjang) dan Schwyzerorgeli. Dan kabar baiknya, pertunjukan ini diadakan di ruang terbuka dan gratis! 

3. Folklore Festival 
Festival ini adalah salah satu pesta rakyat paling meriah di Zermatt yang meliputi berbagai pertunjukan grup di sejumlah tempat terkenal di Zermatt (Gornergrat, Riffelberg, Church Square, Station Square, Klein Matterhorn), konser gereja (di Church square dan St. Mauritius), food festival di lapangan Obere Matten, dan puncaknya adalah parade kostum, musik, dan tarian dengan rute Bahnhoffplatz (Station Square) – Bahnhofstrasse – Kirchplatz (Church Square) – Kirchbrucke (Church Bridge) – Steinmattstrasse – Obere Matten, yang diakhiri dengan pertunjukan grup lagi di Obere Matten. Festival ini diadakan setiap tahun, dan tahun 2018 ini jatuh pada hari Sabtu-Minggu (11-12 Agustus 2018), mulai jam 10.30 pagi. Parade dimulai pkl 13.30. 

4. Wolli in the Village 
Wolli adalah maskot kota Zermatt yang berupa boneka berbentuk domba berhidung hitam. Jika Anda ingin berjumpa dan berfoto dengan Wolli, datang saja ke jalan Bahnhofstrasse setiap hari Senin pada musim panas (Juli-Agustus) pkl 13.30-14.00. 

5. Perayaan Swiss National Holiday
Swiss National Holiday juga dirayakan di Zermatt setiap tanggal 31 Juli-1 Agustus. Perayaan biasanya dilakukan dengan mengadakan festival atau pesta di jalan dengan musik live di sepanjang jalan utama Bahnhofstrasse dan Bahnhofplatz (31 Agustus), ditutup dengan pesta kembang api pada 1 Agustus malam.

6. Gornergrat Zermatt Marathon 
Ingin merasakan sensasi lari di atas gunung dengan pemandangan pegunungan yang menakjubkan? Event ini bisa jadi jawabannya. Gornergrat Marathon adalah salah satu event lari terbaik di pegunungan Alpen. Di mulai dari St. Niklaus pada ketinggian 1.116 m dan selesai di Riffelberg (2.585 m) dan bisa naik hingga ke Gornergrat pada ketinggian 3.089 m. Marathon ini mencakup rute sepanjang 42,2 km dan menaklukan ketinggian 1.469 m! Tanggal event: 7 Juli 2018, 6 Juli 2019. 

Demikian 5 festival paling penting di Zermatt, Swiss. Jangan lupa rencanakan perjalanan Anda sesuai jadwal festival-festival tersebut jika Anda ingin melihatnya saat Anda liburan di Zermatt :)

Artikel Terkait:
20 Atraksi Wisata Paling Terkenal di Zermatt, Swiss

REKOMENDASI TUR:

22 Daya Tarik Wisata Kota Zermatt, Swiss (Part 2)


Explorer Guidebook - Setelah 22 Daya Tarik Wisata Zermatt (Part 1), saatnya lanjut ke Part 2. Kita mulai dari nomor 12 ya ;)

12. Matterhorn Museum 
Matterhorn Museum (Zermatlantis) adalah museum mini di Zermatt yang menampilkan cara hidup penduduk asli Zermatt pada masa lampau (abad 19), serta sejarah dan peristiwa penting seputar Matterhorn. Matterhorn museum dibuka pada tahun 2006 dan memiliki desain yang unik, yaitu berupa bangunan kecil mirip segilima, dengan atap kubah lancip seperti tenda, dan terbuat dari kaca. Desain bangunan unik ini merupakan hasil karya perusahaan Steiner Sarnen, yang juga mendesain Hamburg Port Museum dan Swiss National Museum. Kurang lebih ada sekitar 40.000 orang yang mengunjungi museum ini setiap tahunnya. 

Di dalam Matterhorn Museum Anda bisa melihat rumah-rumah asli dari penduduk asli desa Zermatt pada zaman dulu dan tempat tinggal para peneliti pegunungan Alpen. Rumah-rumah tersebut ditampilkan seperti aslinya, lengkap dengan segala perabotan dan perkakasnya sehingga terlihat seolah masih dihuni. 

Selain rumah penduduk, di Matterhorn museum juga terdapat ruang multimedia yang menampilkan cuplikan dari film Der Berg Ruft (The Mountain Calls) yang difilmkan di Zermatt dan menggambarkan pendakian pertama kali di Matterhorn pada tahun 1865 (termasuk peristiwa maut pendaki saat jatuh). Tali asli yang putus saat pendakian tersebut bahkan bisa Anda lihat di museum ini, serta sejumlah artefak lainnya. Selain itu, ada juga sejumlah catatan rekor pendakian di Matterhorn, lengkap dengan foto-fotonya, dan juga relief Matterhorn yang menggambarkan sejumlah rute pendakian ke puncaknya. 

Tertarik ke sini? Anda dengan mudah menemukannya karena museum ini terletak tepat di samping gereja St. Mauritius (atau samping hotel Zermatterhoff). 

Harga tiket: 10 CHF 

13. Perpustakaan Kota Zermatt 

Perpustakaan di pusat kota Zermatt menempati bangunan cantik yang berada di seberang Matterhorn Museum. Dibuka sebagai perpustakaan pada tahun 1991, bangunan yang dibangun pada tahun 1730 dahulunya adalah tempat tinggal para pendeta, dan merupakan salah satu bangunan tua yang dilindungi di kota Zermatt. 

Perpustakaan ini memiliki kurang lebih 5500 koleksi yang terdiri dari berbagai jenre novel, literatur, biografi, buku pengetahuan, serta DVD film dokumenter tentang Zermatt, yang tersedia dalam bahasa Inggris, Jerman, dan Perancis. Pengunjung bisa meminjam koleksi-koleksi ini, dan perpustakaan ini juga terbuka baik untuk warga lokal maupun pengunjung. 

14. Old Village, Zermatt 

Old Village di Zermatt atau Hinterdorf (“Rear Village”) adalah bagian tua kota Zermatt yang terdiri dari kurang lebih 30 bangunan kuno dengan gaya bagunan tradisional Swiss dari abad 18-19. Untuk menemukan kota tua ini, ambil jalan ke kiri dari Gereja St. Mauritius lalu jalan sebentar, dan Anda akan sampai ke sebuah area dengan kumpulan rumah-rumah kayu tradisional berusia ratusan tahun dengan jalan sempit dari bebatuan. 

Menelusuri area kota tua dengan atmosfir kuno ini akan membuat Anda merasa seperti bepergian dengan kapsul waktu dan kembali ke perkampungan kuno Zermatt di abad 18/19. Bahkan, beberapa bangunan rumah dan gudang di area kota tua ini ada yang berusia hingga 500 tahun. Benar-benar bukti sejarah yang bisa dilihat berdiri hingga kini. Jika Anda tertarik, kantor wisata Zermatt juga menawarkan tour khusus ke area kota tua ini dengan menggandeng beberapa orang yang akan berakting seperti penduduk asli lengkap dengan pakaian tradisional dan aktivitas sehari-hari pada zaman dahulu, sehingga Anda akan benar-benar seperti kembali ke perkampungan penduduk di Zermatt pada zaman dahulu.

Old Village di Zermatt paling cantik saat musim semi/panas dan musim salju, yaitu saat rumah-rumah kayunya yang legam kontras dengan warna-warni bunga cerah yang menghiasinya, atau kontras dengan salju tebal yang menutupi atapnya,

Alamat Old Village (Hinterdorf): Hinterdoffstrasse 25, Zermatt 

15. Gereja St. Peter 

St. Peter’s Church adalah gereja kedua di Zermatt yang pertama kali dibuka pada tahun 1870. Meskipun kecil dan terletak agak sudut, namun gereja anglikan ini tak kalah cantik dengan bangunan dan tamannya yang mungil dan cantik (saat musim bunga/spring/summer ya :p), dan letaknya di dekat lereng gunung dan penginapan kayu. 

Alamat St. Peter’s Church (Intercontinental Church Society-St. Peter’s English Church): Bodmen 5, 3920 Zermatt, Swiss 

16. Jalan Bahnhofstrasse 

Bahnhofstrasse (jalan stasiun) adalah jalan dari stasiun kereta api Zermatt yang merupakan jalan utama kota Zermatt, Swiss. Di kedua sisi sepanjang jalan ini Anda bisa menemukan bar, restauran, butik, toko suvenir, bakery, dan toko yang menjual roti, cake, dan coklat. 

17. Jembatan Kirchbrucke (Church Bridge) 

Kirchbrucke adalah jembatan dekat geraja di Zermatt, di mana dari jembatan ini Anda bisa mendapatkan pemandangan dan foto Zermatt ala kartu pos atau wallpaper dengan deretan pepohonan yang mengapit sungai dan puncak gunung Matterhorn di ujungnya. 

18. Tempat Pembuatan Keju 

Di Zermatt Anda juga bisa mengunjungi tempat pembuatan keju. Saat musim panas, Anda bisa berkunjung ke Apsennerie (Alpine Dairy), atau Horu cheese house saat musim dingin, untuk mencicipi berbagai jenis keju Swiss segar ataupun yang diawetkan. 

19. Festival 

Di Zermatt ada cukup banyak festival dan event musiman yang diadakan setiap tahun oleh kantor wisata Zermatt, di antaranya adalah Goat Tour, Folklore Music Festival, Folklore Festival, Wolli in the Village, dan Zermatt Marathon. Baca selengkapnya di sini.

20. Lapangan Zen Stecken & Obere Matten
Zen Stecken adalah lapangan rumput kota Zermatt tempat warga lokal dan juga wisatawan jangka panjang di Zermatt biasa melakukan olahraga seperti voli dan sepak bola. Di dekat lapangan ini juga terdapat taman bermain anak dan juga Fun Park di mana pengunjung termasuk anak-anak bisa melakukan permainan yang menyenangkan seperti bermain flying fox. Selain lapangan di Zen Stecken, Zermatt juga memiliki arena olahraga di Obere Matten yang sering menjadi tempat pertandingan olahraga dan kejuaraan.

21. Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia
Mumpung di Zermatt, sekalian saja merasakan pengalaman yang memacu adrenalin yaitu menyeberangi jembatan gantung terpanjang di dunia! Ya, Charles Kuonen Suspension Bridge adalah jembatan gantung khusus pejalan kaki terpanjang di dunia yang terletak di desa Randa (km dari Zermatt). Jembatan ini membentang sepanjang 494 m, dengan ketinggian 85 m di atas Grabengufer yaitu area di kaki gunung Dom (Gunung tertingggi ke-2 di Swiss).

Untuk mengakses jembatan ini, Anda bisa naik kereta dari Zermatt ke Randa, lalu hiking dari Randa selama kurang lebih 2-2,5 jam. Atau jika Anda ingin hiking 'sungguhan' dengan rute yang lebih panjang, Anda juga bisa mulai hiking dari Zermatt karena Charles Kuonen Suspension Bridge juga merupakan bagian dari rute hiking Europaweg dari Zermatt ke Grächen yang bisa ditempuh sekitar 28 jam (bolak-balik).

22. Naik Helikopter Air Zermatt
Air Zermatt adalah perusahaan helikopter yang beroperasi di Zermatt sejak tahun 1965. Saat di Zermatt, Anda akan sering melihat helikopter-helikopter ini berlalu lalang di atas udara kota Zermatt. dengan warna khasnya merah dan putih. Anda juga ingin merasakan naik helikopter ini? Bisa banget, karena selain fungsinya sebagai sarana transportasi dan tim penyelamat, Air Zermatt juga menawarkan tur helikopter di atas Zermatt-Matterhorn untuk wisatawan. Dan jika anda ingin pengalaman ski yang tak biasa, Anda juga bisa terbang menggunakan helikopter Air Zermatt ke arena ski ;)

Hmmm.. banyak banget yaa yang bisa dinikmati di Zermatt. So... tak sabar untuk momen awwmazing-mu di Zermatt? ;) Yuk segera rencanakan perjalanan Anda ke Zermatt, Swiss, dan jangan lupa naik kereta romantis dengan pemandangan paling indah ini saat menuju ke Zermatt agar pengalaman Anda makin maksimal :D
REKOMENDASI TOUR:

22 Daya Tarik Wisata Kota Zermatt, Swiss (Part 1)

tempat wisata ski terkenal di swiss zermatt

Explorer Guidebook - Zermatt adalah sebuah kota pegunungan indah yang terletak di distrik Visp, kanton Valais, Swiss. Kota ini merupakan kota pegunungan dan resort ski paling terkenal di Swiss, dan terkenal dengan puncak gunung Matterhorn-nya yang menjadi ikon dan landmark kota Zermatt. Lalu apa saja daya tarik wisata di Zermatt yang telah menarik jutaan wisatawan dari berbagai belahan dunia? Berikut tempat-tempat wisata paling terkenal di Zermatt yang kami rekomendasikan untuk Anda kunjungi.

1. Matterhorn 
Matterhorn adalah salah satu gunung di pegunungan Penine Alps (bagian dari deretan pegunungan Alpen) yang terletak di kota Zermatt Swiss, tepat di perbatasan Swiss dan Italia. Gunung dengan tinggi 4.478 m ini merupakan ikon kota Zermatt dan Pegunungan Alpen Swiss (Swiss Alps). Dengan bentuknya yang unik seperti piramida, Matterhorn selalu behasil menarik perhatian setiap pengunjung yang baru tiba di Zermatt. 

Matterhorn sendiri berasal dari bahasa Jerman “Matte” dan “Horn” yang berarti “padang rumput” dan “puncak”. Dalam bahasa Italia, gunung ini disebut Monte Cervino, dan dalam bahasa Prancis disebut Mont Cervin. (FYI, Swiss adalah negara di Eropa yang memiliki 4 bahasa resmi sekaligus, yaitu Jerman, Prancis, Italia, dan Romans :D. Harus belajar banyak bahasa ya kalau ke Swiss :p. Dan Zermatt ini termasuk wilayah “German speaking”, jadi nama-nama di kota ini lebih banyak dalam bahasa Jerman). 

Matterhorn adalah satu dari beberapa puncak pegunungan Alpen yang paling terakhir ditaklukan, terkenal dengan pendakian pertamanya (tahun 1865) yang berujung maut, di mana 4 pendakinya tewas saat mencoba turun gunung setelah menaklukkan puncaknya. Catatan sejarah pendakian pertama ini bisa Anda lihat di Matterhorn Museum (Zermatlantis), bahkan Anda juga bisa melihat tali asli yang putus pada saat pendakian tersebut di museum ini. 

Dengan 500 orang pendaki yang tewas di gunung ini antara 1865-1995, Matterhorn terhitung sebagai puncak gunung paling mematikan di pegunungan Alpen! (mungkin karena bentuknya yang runcing dan hampir vertikal, jadi curam dan terjal dan sulit didaki). Hm... Jadi ngeri atau malah tertantang? :D. Well, apapun itu, Matterhorn selalu membuka hati, eh, lereng dan puncaknya untuk para pendaki sepanjang tahun, apapun musimnya. Gunung yang memiliki 4 wajah (sisi) ini memiliki 4 rute pendakian utama, yang menarik semakin banyak pendaki sejak abad 18, mulai dari pendaki pemula hingga penjelajah. Anda juga tertarik menaklukan puncak Matterhorn? 

2. Olahraga Outdoor, Ski, dll. 
Terletak di kaki pegunungan tertinggi di Swiss pada ketinggian 1.620 m, Zermatt sudah lama dikenal sebagai salah satu pusat olahraga dan aktivitas outdoor di pegunungan seperti mendaki gunung, ski, snowboarding, hiking, trekking, mountain biking, paralayang, dll. 

Jadi meskipun Anda juga bisa berhari-hari hanya menikmati keindahan kota Zermatt (bahkan mungkin tidak akan cukup cuma ‘berhari-hari’ :p), kami sarankan Anda mencoba banyak aktivitas saat di Zermatt. Karena Zermatt juga menawarkan banyak aktivitas untuk para wisatawan, contohnya ski. Kapan lagi coba bisa bermain ski di salah satu arena ski paling populer dan tertinggi di Eropa dan bisa meluncur di perbatasan 2 negara? 

Selain ski yang bisa Anda nikmati full 365 hari dalam setahun, Anda juga bisa melakukan hiking, trekking, dan mountain biking, dan paralayang sambil menikmati pemandangan pegunungan Zermatt yang menakjubkan selama perjalanan. 

Untuk ski dan snowboarding, Anda bisa menyewa peralatan ski di tempat-tempat penyewaan alat ski yang banyak tersebar di Zermatt, lalu naik kereta, kereta gantung (cabble car), atau gondola ke tempat ski yang dituju. Atau bisa juga naik helikopter untuk pengalaman ski yang lebih mewah :D. Jika Anda belum pernah main ski sebelumnya atau belum mahir, Anda juga bisa sekaligus meminta bantuan pemandu ski. 

Di Zermatt ada 4 area yang didedikasikan untuk ski, yaitu: Sunnegga, Gornergrat, Klein Matterhorn, dan Schwarzsee. Di Gornergrat, area ski menjadi satu dengan stasiun, jadi Anda bisa bermain ski di sana setelah naik kereta Gornergrat Bahn, sekaligus mengunjungi kompleks hotel di puncak Gornergrat! 

Ski di Zermat memang dipromosikan bisa dinikmati sepanjang tahun, entah itu winter, spring, summer, ataupun autumn, namun ada masa off season, yaitu Mei-Juni, di mana area ski hanya terbatas di Theodulgletscher (di belakang Klein Matterhorn), dan area gletser utama tidak dibuka sampai bulan Juli. 

Jadi jika Anda ingin merasakan pengalaman ski yang maksimal, kami sarankan untuk menghindari bulan-bulan off season tersebut. Dan juga cek ramalan cuaca hari Anda akan berencana bermain ski, karena jika cuaca buruk, area-area ski ini bisa ditutup untuk keselamatan pengunjung. 

Bahkan saat musim panas sekalipun, cuaca bisa berubah menjadi tak bersahabat, misalnya hujan deras. Hujan deras kalau di bawah mungkin bukan masalah ya, tapi kalau di atas gunung atau pas di cabble car, yang airnya mungkin langsung jadi salju dan anginnya juga kencang dan muncul petir, suasanya bisa jadi beda :D. Jadi ada baiknya cek ramalan cuaca sebelum berangkat agar tidak kecewa :) dan pastikan Anda tidak sendirian di sana :p. Well sebanarnya kalaupun Anda terjebak di area ski, sebenarnya tidak terlalu masalah sih, asal penyelamatnya segera datang ;) (ah kayak drama *kibasrambut*:p)

3. Pegunungan dan Salju 
Selain ski, daya tarik utama kota Zermatt adalah pemandangannya yang indah. Dan yang paling mendominasi pemandangan kota Zermatt adalah pegunungannya. Bagaimana tidak? Kota yang terletak di di ujung selatan lembah Matter Valley ini (dalam bahasa Jerman: Mattertal) hampir sepenuhnya dikelilingi deretan pegunungan di setiap sisinya. 

Ke manapun Anda memandang, akan tampak lereng-lereng nan luas dan badan gunung yang masif yang entah berwarna putih karena berselimutkan salju saat musim dingin, atau terlihat bebatuannya dengan selang seling deretan pohon pinus di musim panas. Semuanya sangat indah dan menakjubkan, dan sering membuat para wisatawan terpana. 

Beberapa puncak gunung paling tinggi di Zermatt seperti gunung Monte Rosa (4.634 m dpl, puncak gunung paling tinggi di Swiss), Dom (4.545 m), Lyskamm (4.527 m), Weisshorn (4.505 m), dan Matterhorn (4.478 m), yang selalu bermandikan salju sepanjang tahun juga seolah-olah berlomba menonjolkan puncaknya dan menarik perhatian setiap pengunjung. 

Dengan pemandangannya yang menakjubkan, tak heran jika Zermatt selalu berhasil membuat wisatawan terpana dengan keindahan alam pegunungannya dan selalu ingin kembali ke kota kecil yang ramai namun damai ini.

4.  Kereta Gantung dan Gondola 
Di Zermatt yang notabenenya adalah kota pegunungan dan ski, Anda akan banyak melihat lintasan kabel-kabel kereta di atas gunung, dan kereta gantung serta gondola berlalu lalang naik-turun gunung. Anda bisa naik kereta gantung (kereta kabel/cabble car) dan gondola ini untuk menuju ke stempat ski sambil menikmati pemandangan Zermatt dari ketinggian. 

5. Pemandangan Kota yang Indah, Unik, dan Asri 
Selain pegunungannya, hampir setiap sudut kota Zermatt juga menyuguhkan pemandangan yang indah di depan mata, mulai dari bentang alamnya yang menakjubkan seperti pegunungan bersalju, hamparan lereng dan lembah nan luas, sungai dan air terjun, hingga rumah-rumah penginapan kayu yang terlihat bertumpuk-tumpuk dan penuh bunga (musim semi dan musim panas). 

Zermatt memiliki atmosfer yang ramai seperti kota metropolitan di tengah pegunungan, dengan pemukiman yang padat konsentris, serta banyak wisatawan dan tempat penginapan. Semuanya menghasilkan kombinasi pemandangan kota pegunungan yang cantik dan unik khas Zermatt, yang terlihat bak lukisan, seperti tidak nyata saking indahnya. 

Zermatt juga terkenal memiliki udara yang sangat bersih dan segar, karena percaya atau tidak, seluruh kota ini termasuk zona bebas mobil dan kendaraan bermotor! Well, lebih tepatnya zona bebas kendaraan yang berknalpot dan mengeluarkan asap. Hal ini diberlakukan oleh pemerintah agar kota Zermatt bebas polusi udara, sehingga puncak Matterhorn yang menjadi ikon dan kebanggaannya, tetap bisa terlihat sampai kapan pun tanpa terhalang awan/kabut yang bisa semakin menebal jika terjadi polusi udara. 

Meskipun diberlakukan aturan demikian, bukan berarti di Zermatt sama sekali tidak ada kendaraan bermotor. Karena ternyata, di kota kecil ini tetap lalu lalang banyak mobil-mobil mini. Sebagai gantinya, kendaraan-kendaraan bermotor di Zermatt semuanya menggunakan baterai dan berjalan nyaris tanpa suara! (Aww, amazing nggak sih? Bukan hanya tanpa asap knalpot tapi juga bebas suara bising kendaraan. Di mana lagi coba ada tempat kayak gini? Lihat mobil betulan jalan tanpa asap dan suara? :D). 

Mobil-mobil dan bus berbaterai/listrik ini sebagian besar dioperasikan oleh pemilik bisnis lokal (hotel/restauran) sebagai bus shuttle tamu, dan ada juga mobil ‘taxi’, serta bus penumpang. Kendaraan emergensi dan dinas (ambulans, pemadam kebakaran, truk sampah) diijinkan menggunakan kendaraan berknalpot (pengecualian). Selain kendaraan bermotor, di Zermatt juga terdapat kereta kuda yang dioperasikan oleh hotel ataupun disewakan. 

6. Hotel 
Zermatt memiliki lebih dari 100 hotel dan sejumlah penginapan dan apartemen yang menawarkan sensasi yang berbeda bermalam di pegunungan. Penginapan-penginapan di Zermatt memiliki bentuk yang khas, dengan lantai bertingkat-tingkat dan atap segitiga (tidak ada atap datar), dan banyak yang berupa rumah penginapan kayu tradisional (chalet). Penginapan-penginapan kayu ini sebagian memang kuno dan sebagiannya lagi modern, dan biasanya selalu dihiasi banyak bunga di balkon jendelanya (saat musim semi/panas) yang juga menjadi ciri khas hotel dan penginapan di Zermatt. 

Hampir semua hotel dan penginapan di Zermatt menawarkan pemandangan yang indah dari kamar/hotel, karena Zermatt memang kota kecil di mana letak hotel-hotelnya juga terpusat di tengah lembah, dan sekelilingnya pegunungan yang bisa dilihat dari mana pun Anda berada. 

Meskipun demikian, ada sejumlah hotel dan penginapan yang letaknya memang sangat strategis sehingga menawarkan pemandangan yang luar biasa begitu Anda memandang ke luar jendela kamar atau memijakkan kaki keluar pintu hotel, seperti pemandangan puncak Matterhorn yang terlihat begitu dekat dan jelas. 

Bahkan banyak juga hotel di Zermatt yang letaknya tak biasa, seperti ‘menyendiri’ di atas punggung bukit, di tepi lereng, hingga di puncak gunung demi memberikan tamu mereka pengalaman istimewa yang tidak bisa mereka dapatkan di tempat lain :). Beberapa hotel yang paling terkenal di Zermatt di antaranya adalah hotel Mont Cervin Palace, Monte Rosa (hotel pertama di Zermatt), Kulm Hotel (di atas puncak Gornergrat), dan Grand Hotel Zermatterhof.

7. Restauran 
Zermatt memang tempatnya segala sesuatu yang tak biasa dan membuat pengunjung ternganga dan ber-wow ria. Selain hotel yang tak biasa, Zermatt juga memiliki banyak restauran yang menyajikan kuliner istimewa sekaligus menyuguhkan pemandangan yang menghipnotis pengunjung dengan keindahannya, seperti restauran terbuka/teras/outdoor di atas gunung atau area ski. Wajib coba selama di Zermatt ;) 

8. Stasiun, Hotel, dan Mall di Atas Gunung 
Salah satu hal yang wajib dilakukan oleh wisatawan saat ke Zermatt adalah naik kereta Gornergratbahn menuju stasiun Gornergrat di puncak Gornergrat. Gornergrat (Gorner Ridge) adalah salah satu punggung bukit Penine Alps (bagian dari pegunungan Alpen) yang menghadap Gorner Glasier di sebelah tenggara. 

Tertetak pada ketinggian 3.089 m, stasiun Gornergrat adalah stasiun kereta api terbuka paling tinggi di Eropa dan stasiun kereta tertinggi kedua setelah stasiun Jungfrau. Stasiun Gornergrat juga menjadi satu dengan area ski Gornergrat. Lama perjalanan menuju stasiun ini adalah 29-40 menit, dan di puncaknya ini Anda akan menemukan stasiun Gornergrat dan sebuah kompleks hotel yang terdiri dari 1 hotel bintang 4, 2 restauran, 1 mall, sebuah gereja, dan sebuah observatorium untuk mengamati bintang di atas langit pegunungan Zermatt. Baca selengkapnya tentang kompleks hotel ini di sini.

Di puncak Gornergrat inilah Anda bisa mendapatkan pemandangan menakjubkan dan membuat terpana dari puncak-puncak pegunungan Alpen (khususnya Penine Alps) yang berselimutkan salju, yang yang membentang luas di perbatasan Swiss-Italia, 360 derajat dari ketinggian. 

Tempat yang nyaman untuk menikmati keindahan pegunungan ini tentu saja adalah dari restauran teras di hotel Gornergrat. Dari sini Anda bisa duduk dengan santai dan nyaman, menikmati kopi atau coklat panas dan santapan kuliner lezat, sambil menyesapi keindahan puncak-puncak pegunungan Alpen yang terpampang nyata di depan mata :D. Jangan lupa siapkan kamera Anda, karena tempat ini juga yang terbaik dan paling populer untuk mengambil foto pemandangan maupun foto diri ;). Pernah lihat foto-foto sejenis dan selalu penasaran itu di mana? Yeah, finally you know where it is, and now you have it too :) 

9. Gereja St. Mauritius 
Ada 2 gereja di Zermatt, yaitu Saint Mauritius Church dan Saint Peter’s Church. Gereja Saint Mauritius Church (Kirche St. Mauritius) adalah gereja paling terkenal sekaligus ikonik di Zermatt. Gereja St. Mauritius dibangun pada tahun 1913 dan akhirnya selesai pada tahun 1932 setelah jeda karena Perang Dunia II. 

Anda bisa mengunjungi gereja ini saat jalan-jalan di Zermatt. Dan dari tangga depan gereja (dekat Matterhorn Museum), Anda bisa mendapatkan foto bak wallpaper dengan menara jam gereja dan puncak gunung Matterhorn sebagai latar belakang :) 

Anda bisa dengan mudah menemukan gereja ini, karena menara jamnya yang tinggi dan khas terlihat menjulang di antara bangunan-bangunan hotel di Zermatt. Atau untuk mudahnya Anda cari saja jalan Kirchplatz/Kirchpl. (Church Square) atau Kirchstrasse (Church Street) yang mengitari gereja ini. 

Letak gereja ini cukup di pusat, sehingga di sekitarnya ada banyak tempat menarik lain seperti Mountaineer’s Cemetry di taman samping belakang gereja, dan di seberang jalan ada Pemakaman Kota Zermatt, taman, Tepat di samping gereja Anda juga bisa menemukan Matterhorn Museum (Zermatlantis), Grand Hotel Zermatterhorf (salah satu hotel besar terkenal di Zermatt), dan balai kota Gemeinde Zermatt di sisi satunya. 

Alamat St. Mauritius Church (Pfarrkirche St. Mauritius): Kirchplatz/Kirchstrasse, 3920 Zermatt 

10. Makam Pendaki & Pemakaman Kota Zermatt 

Untuk menyesap keindahan kota Zermatt secara maksimal, kami sarankan Anda untuk berjalan kaki mengelilingi kota ini, karena setiap jengkalnya cantik-cantik, dan indah ke manapun mata Anda memandang. Tak percaya? 

Lihat saja Makam Pendaki (Mountaineers’ Cemetry) yang berada di taman samping St. Mauritius Church dan juga Pemakaman Utama Kota Zermatt di dekatnya yang ada di seberang jalan. Bahkan makam di kota Zermat pun terlihat cantik, bersih, dan terawat, dan menjadi spot yang menarik :). 

11. Taman Kota 

Di belakang gereja juga ada sebuah taman cantik yang cukup luas dengan banyak bangku dan gugusan bunga yang cantik saat musim semi/panas. Bisa jadi tempat pemberhentian Anda sejenak saat jalan-jalan, sambil istirahat dan menikmati pemandangan sekitar.

Nah demikian 22 daya tarik wisata kota Zermatt. Yuk lanjuk ke Part 2 untuk melihat selengkapnya tempat-tepat wisata paling terkenal di Zermatt, Swiss :)

Artikel Terkait:
22 Daya Tarik Wisata Kota Zermatt, Swiss (Part 2)

REKOMENDASI TOUR: