Tampilkan postingan dengan label Korea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korea. Tampilkan semua postingan

Belum Pernah Naik Bus di Seoul, Korea Selatan, Ini Panduannya!



Bus di Seoul Korea Selatan terbagi menjadi beberapa jenis yaitu Bus Kuning, Bus Biru, Bus Hijau, Bus Merah, Bus Customized, Bus Airport, dan Bus Tengah Malam. 

Berikut metode/kode penomoran jalur untuk masing-masing bus: 
Bus Kuning: Nomor area operasi bus (garis miring / ) nomor seri (1~) 
Bus Biru: Nomor area keberangkatan / nomor area kedatangan / nomor seri (0~) 
Bus Hijau: Nomor area keberangkatan / nomor area kedatangan / nomor seri (0~) 
Bus Merah: 9 / nomor area keberangkatan / nomor seri (00~) 
Bus Customized: 8 / Nomor area keberangkatan / nomor area kedatangan / nomor seri (0~) 
Bus Larut Malam: N / Nomor area keberangkatan / nomor area kedatangan 
Bus Airport: 6(0~7) / nomor seri (00~) 

Berikut nomor area bus: 
0 area (Major Districts : Jung-gu, Jongno-gu, Yongsan-gu / Extension Line : none) 
1st area (Major Districts : Seongbuk-gu, Gangbuk-gu, Dobong-gu, Nowon-gu / Extension Line : Gyeonggi-do Yangju-si, Uijeongbu-si, Dongducheon-si, Pocheon-si) 
2nd area (Major Districts : Seongdong-gu, Gwangjin-gu, Dongdaemun-gu, Jungnang-gu / Extension Line : Gyeonggi-do Guri-si, Namyangju-si, Gapyeong-gun, Yangpyeong-gun) 
3rd area (Major Districts : Songpa-gu, Gangdong-gu / Extension Line : Gyeonggi-do Gwangju-si, Hanam-si, Icheon-si, Yeoju-si) 
4th area (Major Districts :Seocho-gu, Gangnam-gu / Extension Line : Gyeonggi-do Seongnam-si, Yongin-si, Anseong-si) 
5th area (Major Districts : Geumcheon-gu, Dongjak-gu, Gwanak-gu / Extention Line : Gyeonggi-do Anyang-si, Gunpo-si, Uiwang-si, Ansan-si, Gwacheon-si, Suwon-si, Hwaseong-si, Osan-si, Pyeongtaek-si) 
6th area (Major Districts : Yangcheon-gu, Gangseo-gu, Guro-gu, Yeongdeungpo-gu / Extension Line : Incheon Metropolitan City, Gyeonggi-do Gimpo-si, Bucheon-si, Gwangmyeong-si, Siheung-si) 
7th area (Major Districts : Eunpyeong-gu, Seodaemun-gu, Mapo-gu / Extension Line : Gyeonggi-do Goyang-si, Paju-si, Yeoncheon-gun) 

Harga tiket: 
Bus Kuning: 
Bayar dengan kartu: 1100 won (dewasa), 560 (remaja), 350 (anak-anak). 
Bayar tunai: 1200 won (dewasa), 1200 (remaja), 350 (anak-anak). 

Bus Biru/Hijau: 
Bayar dengan kartu: 1200 won (dewasa), 720 (remaja), 450 (anak-anak). 
Bayar tunai: 1300 won (dewasa), 1000 (remaja), 450 (anak-anak). 

Bus Merah: 
Bayar dengan kartu: 2300 won (dewasa), 1360 (remaja), 1200 (anak-anak). 
Bayar tunai: 2400 won (dewasa), 1200 (remaja), 1200 (anak-anak). 

Bus Larut Malam: 
Bayar dengan kartu: 2300 won (dewasa), 1360 (remaja), 1200 (anak-anak). 
Bayar tunai: 2400 won (dewasa), 1200 (remaja), 1200 (anak-anak). 

Bus Kota Shuttle: 
Bayar dengan kartu: 900 won (dewasa), 480 (remaja), 300 (anak-anak). 
Bayar tunai: 1000 won (dewasa), 1000 (remaja), 300 (anak-anak). 

Metode Pembayaran: 
- Tunai 
- Kartu Transportasi (T-Money)

Cara Mengajukan Visa Korea Selatan (Aktual, 2020)


Mau jalan-jalan ke Korea Selatan? Setelah membuat paspor, saatnya mengajukan visa. Berikut kami paparkan syarat dokumen dan cara pembuatan visa Korea Selatan 2020 untuk turis/wisatawan umum, secara detail. akurat, tajam, dan terpercaya dengan referensi situs resmi pengajuan visa Korea Selatan :) 

Dokumen Persyaratan Pengajuan Visa Korea Selatan 
Kalau dilihat dari website resmi visa Korea Selatan (www.visa.go.kr), persyaratan dokumen pembuatan visa ke Korea Selatan untuk turis umum dari Indonesia (kategori “Ordinary Tourist C-3-9”) adalah: 
- Visa Application Form (Form no. 17) atau Formulir Permohonan Visa no. 17. 
- Paspor 
- 1 foto, dengan format standar 
- Biaya 
- Dokumen yang menunjukkan kemampuan finansial/biaya hidup selama di Korea (ROK, Republic of Korea) atau dokumen untuk identifikasi. 

Dari Koreanya aslinya kelihatan simple ya? Terus siapa nih yang bikin ribe*? :p. 

Lanjut website KVAC Jakarta (tempat pengajuan visa Korea Selatan), yaitu www.visaforkorea-in, saat klik informasi tentang visa akan diarahkan ke website lain lagi yaitu overseas.mofa.go.kr (yang kalau dibuka lewat ponsel yang muncul dalam bahasa Korea, jadi meraba-raba untuk menemukan pengaturan untuk bahasa Inggris, sementara kalau buka lewat PC lagsung bahasa Indonesia, hmm).

Setelah klik ini itu, scroll agak panjang, ketemu deh. Ini dia Dokumen Persayaratan Pengajuan Visa Korea Selatan untuk turis umum (C-3-9) menurut web overseas.mofa.go.kr: 
1. Formulir Permohonan Visa (download di sini), Biaya. 
2. Pas foto 1 lembar (ukuran 3,5 cm x 4,5 cm) background putih, dan ditempel di formulir. 
3. Paspor asli dan fotocopy paspor halaman identitas 1 lembar. 
4. Surat Keterangan Kerja Asli* (jika bekerja), Surat Keterangan Pelajar Asli* (jika pelajar), Fotocopy SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) (jika wiraswasta). (yang banyak ditanyakan: untuk yang belum/tidak bekerja atau freelancer bagaimana Bapak-Ibu?) (Bagian syarat ini tidak ada di www.visa.go.kr :p). 
5. Fotocopy Kartu Keluarga (KK) Indonesia.

* Surat keterangan kerja/pelajar harus asli berkop surat dilengkapi dengan tanda tangan penanggung jawab asli, logo dan stempel sekolah/perusahaan, serta tertulis tanggal masuk sekolah, masa bekerja, jabatan, dan nomor tim HRD yang bisa dihubungi. Ditulis dalam bahasa Inggris

Untuk wisatawan umum yang bukan tanggung jawab agen tour grup visa (yaitu jika Anda mengajukan visa sendiri), ada dokumen persyaratan tambahan selain 5 nomor di atas, yaitu: 

Dokumen Keuangan sebagai berikut (pilih 2, tidak perlu semua): 
- Rekening koran 3 bulan terakhir asli. 
- Slip gaji 3 bulan terakhir. 
- Pajak tahunan terakhir. 
- Bukti Kepemilikan Kendaraan (STNK) kendaraan roda empat/mobil**. 
- Daftar transaksi penggunaan kartu kredit 3 bulan terakhir, asli. 
- Dokumen bukti pembayaran pajak terbaru selama 1 tahun. 

** Dokumen kepemilikan kendaraan roda dua, kepemilikan tanah dan bangunan tidak diakui. 

Untuk mempermudah dan mempercepat pengecekan saat penerimaan dokumen, pemohon DIWAJIBKAN menyusun dokumen persyaratan dengan URUTAN berikut, dan disteples dengan rapi: 

1. Formulir aplikasi visa (sudah diisi lengkap dan sudah ditempel foto). 
2. Paspor asli dan fotokopi halaman dientitas paspor (kalau sudah pernah mengunjungi negara Amerika atau OECD, lampirkan fotokopi visa negara tsb, selain negara itu tidak perlu dilampirkan. 
3. Surat Keterangan Kerja/Pelajar (asli, dalam bahasa Inggris) atau Fotocopy SIUP (Wiraswasta). 
4. Dokumen keuangan. 
5. Fotokopi Kartu Keluarga. 

NOTE: tiket pesawat dan reservasi hotel/penginapan bukan persyaratan, dan tidak perlu dilampirkan. 

Jadi begitu Explorer, persyaratan pengajuan visa Korea Selatan dari website resminya. Untuk dokumen keuangannya, bisa pilih salah 2 ya, tidak perlu semua. 

Nah setelah dokumen persyaratannya kamu penuhi semua (jangan lupa isi dulu formulir pengajuan visa-nya), saatnya membawa semua dokumen persyaratan tersebut ke KVAC (Korean Visa Application Center) yang ada di Jakarta (detailnya ada di bawah) kemudian menunggu hasilnya setelah 6 hari kerja. 


Alamat KVAC Jakarta: Lotte Shopping Avenue, Lantai 5, Jl. Prof. DR. Satrio No.1, Kuningan, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jakarta 12940 
Telp. 021-3950-4000 
Jam operasional: Pkl 09.00-17.00 (Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional tutup).
- Pengajuan visa: Pkl 09.00-15.00.
- Pengambilan visa/pengembalian paspor: Pkl 13.00-17.00.
Biaya visa (single visa < 90 hari): Rp 568.000.
Biaya aplikasi visa oleh KVAC: Rp 196.000.
Total biaya: Rp764.000.
Lama proses visa dari pengajuan hingga penerbitan: 6 hari kerja (tidak termasuk hari pengajuan). 

Note: 
- Sejak 2 Mei 2019, pengajuan visa Korea Selatan tidak lagi dilakukan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia, melainkan di KVAC. Kedutaan Besar Korea hanya memproses visa diplomatik (A-1), Visa Pejabat Pemerintah (A-2), dan grup visa darurat. 
- KVAC Jakarta memiliki 12 loket penerimaan. 
- KVAC akan memberikan layanan SMS sebanyak 3 kali kepada pemohon visa (mulai dari penerimaan dokumen di KVAC, pemeriksaan dokumen oleh kedubes, dan persiapan pengambilan visa) sehingga pemohon bisa mengetahui status permohonan visanya. 
- Biaya visa dan aplikasi visa diayarkan saat pengajuan visa.
- Lama tinggal untuk visa turis umum adalah 90 hari. 
- Di KVAC tersedia juga layanan photo booth, photocopy, dsb.

Mudahnya Keliling Seoul Korea Selatan dengan Seoul City Tour Bus


Hampir setiap kota besar yang menjadi tujuan wisata dunia pasti memiliki bus tur keliling kota yang memudahkan wisatawan untuk keliling kota dan melihat banyak tempat wisata sekaligus hanya dengan sekali jalan atau 1 alur perjalanan. Nak tak terkecuai dengan Korea Selatan, khususnya kota Seoul. Seoul juga memiliki bus tur wisata yang diberi nama Seoul City Tour Bus.

Seoul City Tour Bus adalah moda transportasi bus yang disediakan untuk melayani wisatawan. Bus-bus ini memiliki beberapa jalur yang didesain sesuai tema-tema tertentu dan meliputi tempat-tempat wisata  dengan tema-tema tersebut. 

Sistemnya sama dengan Bus Hop-on Hop Off, di mana Anda membayar sekali dan Anda bebas naik dan turun di tiap pemberhentian, setelah puas mengunjungi tempat wisata tinggal naik bus yang datang selanjutnya yang akan membawa Anda ke tempat wisata berikutnya (kecuali Night Course yang hanya ada 1 bus per hari). Bus ini juga dilengkapi dengan panduan audio yang tersedia dalam 12 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia dan Inggris. Panduan audio ini tersedia dalam bentuk headphone sekali pakai, dan akan diberikan kepada setiap penumpang saat naik bus ini. Di atas bus juga tersedia wifi gratis.


Tak hanya itu, Seoul City Tour Bus juga ada yang tersedia dalam bus 2 tingkat tanpa jendela/atap, sehingga penumpang di tingkat 2 bisa dengan leluasa dan tanpa halangan menikmati pemandangan selama perjalanan.

Dengan segala kemudahannya, Seoul City Tour Bus adalah salah satu cara untuk keliling kota Seoul dengan mudah, praktis, serta hemat waktu dan tenaga untuk wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi kota Seoul.

Berikut jalur Seoul City Tour Bus yang bisa Anda pilih sesuai tema tempat wisata yang ingin Anda kunjungi:

A. Downtown-Palace-Namsan Course
Ada 22 pemberhentian. Interval bus 30 menit sekali.

Jalur: Gwanghwamun - Deoksugung - Namdaemun Market - Seoul Station - The War Memorial of Korea (U.S.O) - Yongsan Station - National Museum of Korea - Itaewon - Myeongdong - Namsangol Hanok Village - Softel Ambassador Hotel -Shilla Hotel - Namsan Seoul Tower - Hyatt Hotel - Dongdaemun Market - Daehakro - Changgyeongung Palace - Changdeokgung Palace - Insadong - Cheongwadae (Blue House/Istana Negara) - The National Folk Museum of Korea - Sejong Center for the Performing Arts - Gwanghwamun.

Harga tiket: dewasa 18.000 won, pelajar/anak-anak 12.000 won.

B. Panorama Course
Ada 16 pemberhentian. Interval bus 60 menit sekali.

Jalur: Gwanghwamun - Myeongdong - Seoul Animation enter - Namsan Cable Car - Millenium Seoul Hilton Hotel - Namsan Public Library - Grand Hyatt Hotel - Gangnam Station - Sebisteom (Sebit Island ) - 63 City Hangang Cruise - Yeouinaru Station - Hongik University - Airport Railroad Hongik Univ. Station - Sinchon Station Ewha Women Univ. - Museum of Agriculture - Seoul Museum of Histrory - Gwanghwamun.

Harga tiket: dewasa 18.000 won, pelajar/anak-anak 12.000 won.

Note:
- Untuk jalur ini, Anda bisa menggunakan Heidecker Open Top Bus dan juga American Trolley Bus sekaligus.
- Untuk akhir pekan dan hari libur, Sebit Isand tidak termasuk.

C. Around Gangnam Course
Ada 21 pemberhentian. Interval bus 60 menit sekali. For K-popers, you will like this! ;)

Jalur: Gangnam Station - Le Meridien Seoul, Novotel Hotel - Samjung Hotel - Seolleung and Jeongneung Yoyal Tomb, Ramada Seoul Hotel - Bongeunsa Temple, Casino, Lotte Duty Free - COEX, SM TOWN - Lotte World - Lotte World Tower - Jamsil Sports Complex - Samseong (Samsung) Station - KPOP Entertainment Company - Korean Wave Star Street - Apgujeong Rodeo Street - Gangnam Tourist Information Center, Hyundai Dept. Store - Garosu-gil Road - Some Sevit - Express Bus Terminal, Shinsegae Dept. Store - Seorae Village - Seoul National University of Education - Samsung D'light - Gangnam Station.

Harga tiket: dewasa 15.000 won, pelajar/anak-anak 12.000 won.

D. Night Course
Bagi Anda yang ingin melihat indah dan romantisnya Seoul di malam hari, Anda bisa memilih Night Course dengan jalur yang melewati tempat-tempat di Seoul yang paling indah di malam hari.

Ada 12 spot yang dilewati. Hanya ada 1 trip per hari, yaitu pkl 19.30 (Pkl 20.00, khusus Juli dan Agustus). Minimal berangkat 10 orang atau lebih.

Jalur: Gwanghwamun - Mapo Bridge - Seogang Bridge - Ganbyeon Expressway - Banpo Bridge - Somesevit (30 menit sesi foto saat weekday) - Dongjak Bridge - Seoungsu Bridge - Hannam Bridge - N seoul Tower (30 menit sesi foto saat weekend) - Namdaemun Market - Cheonggye Plaza.

Harga tiket: dewasa 15.000 won, pelajar/anak-anak 9.000 won.

EPaket Kombinasi B + C (1 hari, 2 jalur): Dewasa 24.000 won, anak-anak 18.000 won.
F. Paket Kombinasi A + B (2 hari, 2 jalur): Dewasa 28.000 won, anak-anak 20.000 won.
G. Paket Kombinasi A + B +C (2 hari, 3 jalur): Dewasa 35.000 won, anak-anak 22.000 won.

Demikian jalur-jalur bus wisata Seoul City Tour Bus di Seoul, Korea Selatan. Mana yang cocok dengan itinerary Anda? :)


Text ©copyright Explorer Guidebook. All rights reserved.
Klook.com

4 Bandara Terbesar dan Paling Terkenal di Korea Selatan

Bandara Incheon Seoul Korea Selatan

Halo Explorer, penasaran dan ingin tahu apa saja bandara terbesar dan paling populer di Korea Selatan? Yuk, berikut ulasannya.

1. Incheon International Airport (ICN)
Incheon International Airport atau Bandara Internasional Incheon adalah bandara terbesar di Korea, sekaligus salah satu bandara terbesar dan paling sibuk di dunia. Incheon International Airport mulai beroperasi sejak tahun 2001, menggantikan Gimpo International Airport sebagai bandara utama yang melayani penerbangan internasional di area kapital kota Seoul, Korea Selatan. 

Bandara Incheon terletak di barat pusat kota Incheon (48 km barat kota Seoul), dan berdiri di lahan buatan yang terletak di antara pulau Yeongjong dan Yongyu. Kedua pulau ini sebelumnya dipisahkan oleh laut dangkal, yang kemudian direklamasi untuk proyek konstruksi bandara Incheon. Kedua pulau tersebut dan area reklamasi ini termasuk ke area Jung-gu, salah satu distrik di Incheon, Korea Selatan.

Sejak tahun 2005, Bandara Incheon telah dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia oleh Airports Council International selama 11 tahun berturut-turut. Bandara ini juga dinobatkan sebagai bandara paling bersih sekaligus bandara transit internasional terbaik di dunia oleh Skytrax.

Sebagai salah satu bandara terbesar dan terbaik di dunia, Bandara Incheon tidak hanya memiliki desain dan aristektur yang modern dan mengagumkan, tetapi juga memiliki fasilitas yang tak kalah mengesankan seperti lapangan golf, tempat ice skating, kasino, video game center, taman indoor, ruang tidur privat, dan juga museum kebudayaan Korea.

Tak hanya itu, pusat perbelanjaan bebas pajak di Bandara Incheon juga dinobatkan sebagai yang terbaik oleh Business Traveller selama tiga tahun berturut-turut di tahun 2013. Bandara Incheon juga termasuk salah satu bandara tercepat di dunia untuk proses imigrasi, dengan rata-rata waktu pada proses keberangkatan dan kedatangan memakan waktu 19 dan 12 menit.

Bandara Incheon memiliki 2 Terminal, yaitu Terminal 1 dan Terminal 2, dan sebuah Concourse, dengan jumlah total gate sebanyak 111 gate.

2. Gimpo International Airport (GMP)
Gimpo International Airport atau Bandara Internasional Gimpo adalah bandara terbesar ketiga di Korea Selatan. Bandara sekunder ini lebih banyak melayani penerbangan domestik dan juga penerbangan transit ke kota-kota besar di Asia timur seperti Tokyo, Osaka, Beijing, Shanghai, dan Taipei, setelah peran utamanya sebagai bandara utama Korea Selatan digantikan oleh Bandara Internasional Incheon pada tahun 2001. Pada tahun 2015, Bandara Gimpo menjadi bandara terbesar ketiga dari segi jumlah penumpang, dengan Bandara Internasional Jeju berada di posisi kedua.

Bandara Internasional Gimpo terletak di ujung barat kota Seoul (15 km barat pusat kota Seoul), tepatnya di selatan sungai Han di barat kota Seoul, Korea Selatan. Bandara ini pertama kali dibangun pada tahun 1935–1942 sebagai base militer, yang kemudian di desain ulang pada tahun 1958 sebagai Bandara Gimpo yang sekarang. Bandara ini termasuk bandara yang bersejarah karena menjadi saksi masa pendudukan Jepang dan juga Perang Korea.

Dari Bandara Gimpo, kalian bisa menuju ke bandara Incheon dengan naik Incheon International Airport Expressway.

3. Jeju International Airport (CJU)
Jeju International Airport atau Bandara Internasional Jeju adalah bandara terbesar kedua di Korea Selatan. Bandara ini dibuka pada tahun 1968 dan terletak di kota Jeju, Pulau Jeju Korea Selatan.

Bandara Internasional Jeju sebagian besar melayani penerbangan domestik dan juga penerbangan internasional ke Cina, Hong Kong, Taiwan, Thailand, dan Malaysia. Karena jumlah penumpangnya yang semakin membludak dan kapasitas bandara yang terbatas, dikabarkan akan dibangun bandara kedua di Jeju, tepatnya di Seogwipo (kota terbesar kedua di Pulau Jeju).

4. Gimhae International Airport (PUS) 
Gimhae International Airport atau Bandara Internasional Gimhae terletak di tepi barat kota Busan (kota terbesar kedua di Korea Selatan), dekat dengan kota bersejarah Gimhae. Bandara yang dibuka pada tahun 1976 ini melayani penerbangan militer dan juga komersial. Saat ini, Bandara Gimhae sedang dalam perencanaan tahap ekspansi untuk meningkatkan kapasitasnya, yang direncanakan akan dimulai tahun 2021 dan selesai pada tahun 2026 mendatang.

Nah itu dia 3 bandara terbesar dan paling terkenal di Korea Selatan. Mana nih yang jadi tujuan kamu saat traveling ke Korea?


Terkait:
Daftar Hotel Murah 100ribuan di Korea


Text ©copyright Explorer Guidebook. All rights reserved.